Hama dan Penyakit yang Sering Menyerang Jamur Tiram

Pada posting kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang jamur tiram.Ketika hama serta penyakit jamur mulai menyerang maka harus dengan se-segera mungkin diatasi,
namun dari kebanyakan petani jamur selalu mengambil jalan yang mudah, yaitu dengan menggunakan pestisida untuk membasmi hama dan penyakit yang terlanjur menyerang jamur.
INGAT!!! Jamur adalah jenis tanaman organik jadi sebisa mungkin terhindar dari pestisida yang bisa menjadi boomerang bagi petani, karena jamur yang terkena pestisida akan menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi.
Tetapi jika penyakit yang menyerang jamur sudah dalam stadium parah tidak ada cara lain dalam mengatasinya baru bisa menggunakan metode penyemprotan dengan pestisida, tetapi ada aturannya.  Hama dan penyakit ini akan mudah menyerang jamur tiram jika kurang teliti dalam proses perawatan media tanam jamur atau baglog. hal ini akan menimbulkan masalah baru yang nantinya akan menurunkan harga jual jamur itu sendiri, karena jamur yang terserang penyakit mempunyai tampilan yang kurang bagus bahkan cenderung buruk, hal ini dapat dilihat dari warna maupun fisik yang jelek. sebagai contoh, jamur yang terserang ulat akan terlihat banyak lubang pada batang dan tudung pada umumnya, serta mempunyai warna yang cenderung agak ke kuning"-an. Kebanyakan dari petani jamur kurang teliti dalam menjaga kebersihan kumbung jamur, dari pengalaman saya, yang sering terabaikan adalah penanganan pasca panen jamur. Penanganan pasca panen tersebut meliputi :
  1. Pembersihan sisa batang yang tertinggal di dalam cicin baglog.
  2. Pembersihan sisa serbuk gergaji baglog yang jatuh dilantai kumbung.

Sebenarnya dua poin di atas sangatlah sepele, tetapi terkadang sering terlewat dalam proses pembersihannya. Hal ini dapat dimaklumi karena didalam satu kumbung terdapat ratusan bahkan sampai ribuan baglog jamur, maka dari itu dibutuhkan konsentrasi serta ketelitian yang tinggi agar dalam proses pembersihan tidak ada baglog yang tertinggal untuk dibersihkan. yang nantinya diharapkan dapat mengurangi resiko terserang penyakit serta dapat menghasilkan kualitas hasil panen yang maksimal dan dapat dijual dengan harga yang sebanding dengan kualitas jamur itu sendiri. 



Hama serangga yang sering menyerang jamur


Lycoriella spp





Bradysia Paupera spp


Hewan inilah yang perlu diwaspadai, karena hewan ini menaruh larva, dan nantinya akan merusak batang serta tudung jamur.

Laba Laba


Laba-laba dapat memakan miselium dan tubuh buah jamur tiram. Selain itu, laba-laba juga dapat menyebarkan spora jamur pengganggu. Pencegahan dapat dilakukan dengan menebarkan serbuk kapur pada permukaan lantai dan dinding kumbung. Jika terdapat sarang laba-laba (biasanya terdapat di sela-sela baglog) maka harus segera dimusnahkan.


Kontaminan yang sering menyerang media tanam jamur tiram


Neuro Spora


Nama Latin :
Neurospora spp


Nama Lain : Yellow Spot, Jamur Oncom, Buto Oranye.

Karakter : Neurospora akan menghambat pertumbuhan miselium dan tubuh buah. bahkan pada stadium parah akan membuat miselium jamur tiram mati.

Ciri-ciri : Neurospora menghasilkan tepung “orange” pada permukaan kapas penyumbat baglog.

Penyebaran : Kontak secara langsung dengan spora jamur yang berwarna oranye, menyebar melalui udara karena spora jamur tsb terbawa angin.

Pencegahan : Dilakukan dengan melakukan sterilisasi media baglog dengan sempurna, usahakan sterilisasi mencapai suhu 100'C.




Trichoderma


Nama Latin :
Trichoderma spp


Nama Lain : Green Mould, Green Spot, Buto ijo.

Karakter : Dapat tumbuh pada hampir semua jenis kayu, termasuk pada baglog jamur tiram, kuping, lingzhie dll. Dapat menghambat pertumbuhan miselium yang berujung pada matinya miselium jamur tiram, kuping, lingzhie.

Ciri-ciri : Terdapat flek hijau pada beberapa bagian baglog, pada stadium parah flek tadi akan memenuhi seluruh media.

Penyebaran : Trichoderma dapat menyebar melalui udara karena spora jamur tsb terbawa angin, kontak langsung dengan spora trichoderma sehingga terbawa oleh pekerja yang menginokulasi baglog.

Pencegahan : Dilakukan dengan melakukan sterilisasi media baglog dengan sempurna, usahakan sterilisasi mencapai suhu 100'C, disinfectan media yang digunakan untuk pekerjaan inokulasi.

Penanggulangan : Membuang jauh jauh baglog yang terkontaminasi trichoderma.

Mucor


Nama Latin :
Mucor spp


Nama Lain : Black bean, Black Spot, Buto Ireng.

Karakter : Menghambat pertumbuhan miselium yang berujung pada matinya atau melemahnya miselium jamur tiram.

Ciri-ciri : Kontaminasi diawali dengan bercak bercak hitam pada baglog, pada stadium parah kontaminan akan memenuhi baglog serta muncul benjolan benjolan mirip kacang hijau tetapi berwarna hitam pekat.

Penyebaran : -----unknown-----.

Pencegahan : Mengurangi jumlah tumpukan atau tingkat kerapatan susunan baglog pada saat proses inkubasi, serta menjaga kelancaran sirkulasi ruang inkubasi.

Penanggulangan : Membuang jauh jauh baglog yang terkontaminasi mucor.

Penicillium


Nama Latin :
Penicillium spp


Nama Lain : Buto Coklat.

Karakter : Menghambat pertumbuhan miselium jamur tiram.

Ciri-ciri : Kontaminasi diawali dengan bercak bercak coklat pada baglog.

Penyebaran : -----unknown-----.

Pencegahan : Menjaga kelancaran sirkulasi ruang inkubasi, serta kebersihan ruang inokulasi.

Penanggulangan : Membuang jauh jauh baglog yang terkontaminasi Penicillium spp.

Ditulis Oleh: Dieke Anggrianto.ST
Budidaya Jamur Tiram dan Jamur Kuping.
Alamat : Jalan Mayjend Sungkono No 22 A Buring - Malang

Kirim Email Add me as friend




Tulisan terbaru akan segera hadir…

2 komentar:

UNTUK PENYAKIT MUCOR
baglog saya ada yang terkena penyakit mucor tersebut, tapi pada kenyataanya produktifitas jamur yang dihasilkan tidak terlalu beda dengan baglog yang tidak terkena mucor.
mengapa bisa terjadi hal seperti itu?
apakah ada faktor lain yang menyebabkan jamur saya tetap berproduksi?
apa kualitas baglog atau ap?
mohon informasinya.
trmksh
untuk menghilangkan bitik bintik kecoklatan pada jamur tiram bagaiman ?
dan bagaimANA agar jamur tiram saya kembali putih lagi ?
terimakasih

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar apapun dengan catatan sopan dan tidak mengandung unsur SARA